Tim Gabungan Ringkus Enam Orang Sindikat Narkotika, Begini Peran Pelaku

0
952

warnajambi.com, KUALA TUNGKAL – Tim gabungan Polres Tanjab Barat dan Polairud Mabes Polri (Baharkam Polri), sabtu (14/7) berhasil meringkus 6 (enam) orang diduga anggota sindikat Narkotika. Enam orang pelaku diringkus sebelum akan melakukan transaksi Narkotika diduga Jenis Shabu dalam jumlah besar.

Berdasarkan data dari pihak Polres Tanjab Barat, ternyata enam orang pelaku yang berhasil diamankan, mempunyai peran masing-masing untuk meloloskan barang haram tersebut ke Madura, Provinsi Jawa Timur.

Kapolres Tanjab Barat AKBP ADG Sinaga, S. Ik melalui Kabag Ops Kompol R. P Nainggolan menuturkan, sabtu (14/7) sekira pukul 17.00 wib tim gabungan mendapati informasi bahwa akan ada transaksi Narkotika dalam jumlah besar, dan barang tersebut berasal dari Batam.

Mendapati informasi itu tim langsung melakukan penyelidikan. Dalam penyelidikan tim mendapati 2 orang laki-laki turun dari Kapal SB Kurnia 2 yang biasanya membawa penumpang dari Batam dan terlihat mencurigakan.

Melihat hal itu tim melakukan pembuntutan. Tepat di Jembatan Aneka Kecamatan Tungkal Ilir tim melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap barang 2 (dua) orang tersebut.

” Dari penggeledahan barang bawaan Dua orang laki-laki itu SM alias Udin (36) warga Desa Kampung Bugis, Tanjung Pinang Kota Kepri dan HM alias Iwan (30) warga Desa Kampung Bugis, Tanjung Pinang Kota Kepri, satu buah kotak kardus tim menemukan 7 bungkus besar Narkotika diduga Jenis Shabu,” beber Kabag Ops.

Kemudian tim melakukan introgasi, pengembangan terhadap SM dan HM guna mengungkap pelaku lainnya. SM dan HM menelpon pelaku lainnya yakni AB alias Latif (31) warga Desa Kampung Bugis, Tanjung Pinang Kota Kepri.

” Saat itu AB mengatakan tengah berada di Hotel Cahaya Jalan Pelabuhan, Kuala Tungkal. Memdapat informasi itu tim langsung menuju Hotel yang dimaksud dan melakukan penangkapan terhadap AB. Di Hotel bukan hanya AB yang diringkus petugas. Petugas juga berhasil meringkus pelaku lain yakni MH alias Adha (26) warga Komplek Sapura Permai, Blok 2, No 4, Batam,” tutur Kabag Ops.

Masih dihari yang sama, tim terus melakukan pengembangan dan didapati masih ada 2 (dua) orang pelaku lagi yang berada di Wisma Candi Agung di Jalan Kalimantan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat.

” Di Wisma Candi Agung, tim meringkus AH alias Adim (39) warga Desa Sepuluh, Kecamatan Sepuluh, Kabupaten Bangkalan Madura, Provinsi Jawa Timur dan MS alias Ndan (36) warga Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan Madura, Provinsi Jawa Timur. Sehingga jumlah pelaku yang berhasil diamankan berjumlah 6 orang,” ungkap Kompol Nainggolan.

Dari hasil pengembangan pula sambung Kabag Ops, keenam orang pelaku mempunyai peran masing-masing untuk mengantarkan Shabu ke Madura milik Cokro yang saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Dimana Shabu itu sendiri berasal dari Sem orang kepercayaan Cokro di Malaysia yang juga masuk DPO.

Peran pelaku itu sendiri diantaranya,  AB alias Latif (31) berperan sebagai kurir yang menerima 7 bungkus besar Narkotika dari Sem (DPO).

SM alias Udin (36) dan HM alias Iwan (30) berperan sebagai kurir yang tugasnya membawa 7 bungkus Narkotika dalam satu kotak kardus bersama pelaku AB ke Kuala Tungkal.

Kemudian pelaku lainnya MH alias Adha (26) orang kepercayaan Cokro berperan sebagai penjemput barang yang dibawa SM dan HM.

Lalu AH alias Adim (39) dan MS alias Ndan (36) anak buah Cokro perannya sebagai penjemput barang Narkotika diduga Jenis Shabu untuk dibawa ke Madura.”

Terhadap tersangka, Pasal yang disangkakan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 112 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya.(w02)

LEAVE A REPLY