Fachrori : Radikalisme dan Terorisme Pemecah Anak Bangsa

Tito : Kunci Pembangunan Adalah Keamanan

0
18

warnajambi.com, MUARO BUNGO  – Radikalisme dan terorisme hanya mendatangkan korban, ketakutan, kecemasan dan pemecah antara anak bangsa. Hal itu disampaikan Plt Gubernur Jambi, H. Fachrori Umar saat mendampingi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jederal Polisi Prof H. Muhammad Tito Karnavian, Ph.D, dalam rangka Sosialisasi Pencegahan Bahaya Terorisme dan Radikalisme, bertempat di Mesjid Baitul Rahmah Desa Talang Pantai Kec. Bungo Dani. Rabu (26/09/2018).

Dikatakan Fachrori, kedatangan Kapolri sudah-lama diinginkan masyarajat di provinsi jambi khususnya di Kabupaten Bungo, kedatangan kali ini walaupun hitungan jam saja, tapi teras indah bagi masyarakat,” Saya katakan sungguh indah, karna kita ingin memperkokoh ikatan silaturrahim di antara kita semua. Daerah dan bangsa kita akan menjadi semakin besar apabila kita pandai memilihara tali silaturrahim, persaudaraan, persatuan dan kesatuan sehingga seberat apapun tantangan yang kita hadapi, Insyakallah selalu ada jalan keluarnya untuk mewujudkannya dan untuk mengatasinya,” Kata Fachrori

Lebih lanjut Fachrori mengatakan, Radikalisme dan terorisme harus di pandang sebagai musuh bersama bangsa Indonesia.” Radikalisme dan terorisme hanya mendatangkan korban, ketakutan, kecemasan dan pemecahan diantara anak bangsa,” Lanjut Fachrori

” Untuk menghindari masuknya ajaran radikalisme dan terorisme di Provinsi Jambi, Saya mengajak seluruh komponen masyarakat di Provinsi Jambi untuk bersatu saling bergandengan tangan untuk merangkul dan melawan masuknya paham radikalisme dan terorisme didaerah kita ini,” sambung Fachrori

Sementara itu Tito Karnavian mengungkapkan, dirinya sudah sering datang ke Jambi, tapi untuk Kabupaten/kota baru sekali ini,” Saya datang ke jambi sudah sering, tapi datang ke Kabupaten yang ada di provinsi jambi baru sekali ini, saya melihat langsung begitu indahnya dan kaya alam jambi serta banyak putra jambi yang berhasil ditingkat nasional. Jambi begitu indah dan kaya tambang, kaya perkebunannya mari kita jaga bersama-sama,” ajak Tito.

” Provinsi Jambi  khususnya Kabupaten Bungo termasuk daerah aman di Indonesia, untuk menjaga keamanan perlu adanya kebersamaan, untuk mari kita bergandengan tangan tertutama para ulama dan umat muslim agar kita tetap menjaga stabilitas keamanan. Karena untuk menjaga keamanan tidak bisa dikerjakan sendiri oleh polri perlu dukungan dari semua pihak saling bahu membahu dari semua pihak termasuk dari masyarakat Bungo ini,” lanjut Tito

” Karena keamanan sangat penting, meskipun terkadang mungkin sering kali dikesampingkan, dan terkadang baru kita sadari keadaan aman itu peting ketika sedang tidak aman, sama hal nya dengan kesehatan baru terasa pentingnya kesehatan ketika kita sedang sakit.” Katanya.

” Daerah kita sudah tergolong aman, pasti investor akan datang untuk untuk menanamkan modalnya di daerah, guna  kemajuan dan pembangunan bersama. Keamanan adalah faktor utama dalam mewujudkan pembangunan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat,” sambungnya

Dikatakan Tito, Gubernur dan Bupati tidak bisa membangun apa bila daerahnya tidak aman,” Mari kita semua wujudkan situasi yang aman dan kondusif.” ajak Tito

Pada sesi wawancara Kapolri menyampaikan, dirinya sangat berterima kasih atas undangan masyarakat Bungo dalam rangka Peresmian Masjid Baitul Rahma, di mana di lokasi ini nanti juga dibangun Islamic Center, dengan tujuan yang baik yaitu sebagi tempat beribadat dan juga sebagai tempat pusat pendidikan agama islam. Polri sangat mendukung langkah-langkah syiar islam yang dilakukan oleh kelurga besar Syamsudin Ibrahim

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan lokasi tanah lebih kurang 10 Hektar untuk Mako Brimob secara simbolis dari Keluarga Dr. H. Syamsudin Ibrahim kepada Kapolri dilanjutkan penandatanganan Prasasti Peresmian Masjid Baitul Rahmah dan Islamic Center dalam naungan Yayasan Ibrahim Fatimah. (w01)

 

LEAVE A REPLY